Beberapa waktu yang lalu dalam sebuah obrolan, seorang kawan mengeluh, "Aduh, kenapa ya gue banyak masalah? secara gue udah banyak berdoa tapi rasanya nggak pernah terkabul? Selalu saja kena ini-itu.. Padahal hidup gue kan seimbang, walaupun dugem tapikan gue juga sholat, ikut ngaji tapi kok rasanya masalah dateng terus..."
Tersenyum juga ketika mendengar istilah sohib ini, "hidup seimbang", seminggu dugem, seminggu ngaji.. sabtunya clubbing, minggunya ikut pengajian, klop! Bener juga ya?
Sampai suatu saat, dalam sebuah pertemuan, seorang ustadz bercerita mengenai sebab-sebab doa seorang muslim tidak dikabulkan, diantaranya sebagai berikut :
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan :
Seorang laki-laki yang lusuh lagi kumal karena lama bepergian mengangkat kedua tanganya ke langit tinggi-tinggi dan berdoa : "Ya Rabbi, ya Rabbi", sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dagingnya tumbuh dari yang haram, maka bagaimana doanya bisa terkabulkan.? [Shahih Muslim, kitab Zakat bab Qabulus Sadaqah 3/85-86]
Penjelasan sang ustadz ini membuat tertegun, rupanya selama ini kami salah kaprah! kami pikir satu perbuatan maksiat bisa ditutup dengan satu perbuatan amal, dugem yang dibalans dengan sholat dan ngaji dapat menghapuskan dosa. Betapa bodohnya kami! Jangankan mengharapkan pintu surga, doa saja tak akan dikabulkan oleh Allah SWT selama kita tidak berhenti melakukan perbuatan haram. Astaghfirullah!
Syukron pak ustadz, atas penjelasannya semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT.
Amin YRA.
This blog is about my journey to find a path to get closer to Him the Most Compassionate, the Most Merciful
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment